MHNEWS.ID.- Tidak diragukan lagi, prestasi atlet sepak takraw Lena-Leni saat ini sangatlah gemilang. Bermula dari juara dalam pertandingan antar pelajar hingga menjadi atlet nasional.
Namun di balik gemilangnya si kembar, Lena-Leni itu banyak yang tidak tahu, bahwa ada sosok legend sebagai penggagas sekaligus pembina sepak takraw yang telah mengharumkan nama Indramayu itu.
Sosok itu bahkan tak hanya penggagas, ia sekaligus menjadi pendiri dan pioner cabang olah raga (cabor) yang memadukan teknik sepak bola dan voli itu.
Sosok tersebut tak lain adalah Trisula Baedi yang kini menjadi Ketua KONI Kabupaten Indramayu sejak tahun 2022.
Tak dipungkiri, Trisula Baedi adalah sosok pertama yang menggagas dan mendirikan sepak takraw di wilayah berjuluk Kota Mangga itu. Kala itu Trisula masih menjabat sebagai Camat di Kecamatan Bangodua (sekarang menjadi Kecamatan Tukdana).
Melihat begitu besar perhatian dan dedikasinya, Trisula Baedi pun secara resmi dikukuhkan menjadi Ketua PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia) Indramayu pertama tahun 1992-1996.
Pada massa kepemimpinannya itu sepak takraw Indramayu terus mengalami perkembangan signifikan meskipun belum meraih kejuaraan. Namun ini menjadi cikal bakal prestasi sebagaimana ditorehkan saat ini.
Cabor sepak takraw Indramayu mampu meraih prestasi gemilang dengan atlet kembarnya Lena-Leni sejak tahun 2012 di PON Riau. Lena-Leni kala ini bisa mempersembahkan 2 perak dan 1 perunggu untuk Kontingen Jawa Barat.
Sepak takraw Indramayu dengan atlet andalannya asal Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana Len-Leni semakin melejit seiring diraihnya 3 emas pada PON Jabar 2016.
Pada tahun yang sama Lena-Leni meraih prestasi di kancah internasional dengan meraih 1 emas pada ajang King’s Cup 2016 di Thailand. Setahun kemudian Pada SEA Games 2017 meraih 1 perak.
Sejak memimpin KONI Indramayu, 2022 keseriusan Trisula Baedi dalam memajukan olah raga Kota Mangga semakin nyata dengan perolehan prestasi para atletnya Cabornya, terutama sepak takraw.
Pada Porprov Papua 2022 sepak takraw meraih 5 medali emas dan sebagai juara umum ke 4 kalinya pada porda/porprov Jabar. Atas prestasi itu peringkat Indramayu bersama cabor-cabornya naik, dari 18 menjadi rangking 14.
“Khusus untuk cabor sepak takraw, di penghujung 2025, Lena-Leni menutup prestasinya dengan mempersembahkan tiga medali, yaitu 1 perak untuk Mix Quadrant, 1 perunggu Nomor Beregu, dan 1 perunggu Nomor Tim Beregu,” ujar Trisula, Senin (12/1/2026).
Tahun 2026 merupakan akhir masa bhakti Trisula Baedi sebagai Ketua KONI Indramayu, tepatnya Maret 2026. Selama masa kepemimpinannya banyak prestasi yang telah diraihnya, khususnya cabor sepak takraw.
“Lena-Leni telah membesarkan dan mengharumkan nama kita semua, masyarakat, pemerintah daerah, dan terlebih lagi mereka adalah kaum Hawa yg tangguh luar biasa,” pungkas Trisula.
Penulis: Wawan Idris


