MHNEWS.ID.- Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Syaefudin, menekankan pentingnya penguatan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan bagi generasi muda.
Wabup Syaefudin mengatakan hal itu saat membuka Kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) Kabupaten Indramayu Tahun 2026 di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Sabtu (14/2/26).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kepalangmerahan yang tidak sekadar bersifat formalitas, tetapi merupakan wujud nyata dalam membentuk remaja yang peduli, sigap, dan berkarakter.
Melansir Diskominfo, Syaefudin mengatakan, keberadaan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Indramayu memiliki peran strategis dalam pelayanan kemanusiaan.
“PMI di Kabupaten Indramayu bukan sekadar lembaga seremonial. PMI hadir memberikan layanan donor darah, pelayanan ambulans, penanggulangan bencana, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat secara profesional dan penuh integritas,” ujarnya.
Dijelaskan, di tengah perubahan zaman yang makin kompleks generasi muda harus dibekali nilai kemanusiaan, empati, kedisiplinan, dan solidaritas sebagai modal menjadi pemimpin masa depan yang tangguh.
“Di era saat ini, dunia terus berubah dengan kompleksitasnya, mulai dari kesiapsiagaan menghadapi bencana hingga kebutuhan sosial di masyarakat,” ujarnya.
Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan PMR, para anggota dilatih untuk mengasah keterampilan pertolongan pertama, membangun disiplin dan kerja sama tim, serta menumbuhkan jiwa sosial yang siap membantu dalam berbagai kondisi.
Syaefudin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Indramayu berharap latihan gabungan ini menjadi momentum awal bagi anggota PMR untuk melangkah lebih besar dalam kehidupan mereka.
“Sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Indramayu, saya sangat berharap adik-adik PMR menjadikan momentum latihan ini sebagai titik awal langkah besar dalam hidup kalian,” pesannya.
“Jadilah remaja yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berbudi pekerti luhur, tanggap terhadap persoalan sosial, dan berani mengambil peran dalam kegiatan kemanusiaan,” pungkasnya.
Penulis: Wawan Idris


