33.6 C
Indramayu
Minggu, Mei 3, 2026


Resmikan TPQ Bustanul Athfal, Bupati Lucky: Belajar Al-Qur’an Sedari Kecil Melekat di Hati

MHNEWS.ID.- Bupati Indramayu, Lucky Hakim mengaku bangga atas berdirinya lembaga pendidikan berbasis agama yang akan menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda.

Bupati Lucky mengatakan hal itu saat meresmikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bustanul Athfal di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Sabtu (19/7/2025).

‎Pemerintah Kabupaten Indramayu mendukung hadirnya lembaga pendidikan berbasis agama karena bersesuaian dengan program percepatan “Indramayu Mengaji”.

- Advertisement -

Program ini diinisiasi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, serta bagian dari upaya mewujudkan visi Indramayu REANG.

‎“Luar biasa upayanya untuk mengenalkan anak-anak pada Al-Qur’an sejak usia dini. Sebelum mengenal yang lain, ajarkan anak-anak untuk mengenal Al-Qur’an dan Penciptanya,” katanya.

“Kalau sudah besar, kadang lupa. Tetapi kalau dari kecil, akan melekat dalam hati,” sambungnya.

‎Bupati menekankan pentingnya membangun masyarakat religius sebagai bagian dari visi REANG. Pendirian TK dan TPQ ini adalah bagian dari sinergi untuk mencerdaskan kehidupan generasi penerus di Indramayu.

‎Ketua Panitia acara, Dr. Joko Budi Santoso dalam laporannya menyampaikan, lembaga pendidikan ini bertujuan membentuk generasi muda yang unggul secara spiritual dan intelektual.

‎“Harapan kami, generasi muda bisa menggerakkan Losarang menjadi lebih baik. Ilmu dan pendidikan yang diberikan di yayasan ini semoga mendorong anak-anak menjadi insan cemerlang,” paparnya.

Baca Juga :  Bupati Nina Agustina: Handphone itu Punya Dua Sisi, Membangun dan Menghancurkan

“Kami juga berharap anak-anak berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Kami berjuang mengubah mindset masyarakat dengan visi religius, membangun insan yang berakhlak mulia,” tuturnya.

‎Joko menyampaikan jumlah peserta didik yang sudah terdaftar saat ini, yaitu TK Bustanul Athfal 30 siswa (11 laki-laki dan 19 perempuan) dan TPQ telah 90 santri (31 laki-laki dan 59 perempuan).

‎Ketua Yayasan Haji Ahmad Mansur, Prof. Dr. K.H. Abdul Taram Ahmad, menyampaikan dukungan masyarakat sangat luar biasa dan berharap hal tersebut menjadi awal dari perkembangan yang lebih besar.

Selain pendidikan, yayasan juga telah menanam pohon mangga sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan potensi agrowisata.

‎“Mudah-mudahan, dengan ridho Allah, semuanya berjalan baik. Kami mohon bimbingan dan dukungan dari semua pihak untuk pengembangan TK, TPQ dan kegiatan lainnya ke depan,” tuturnya.

‎Penulis  : Daniswara
Editor    : Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler