MHNEWS.ID.- Banyaknya lulusan SD yang belum bisa membaca merupakan tamparan keras bagi Bupati Lucky Hakim serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu.
Ikhwal banyaknya lulusan SD yang belum bisa membaca terungkap dari pernyataan Bupati Indramayu, Lucky Hakim itu sendiri. Awalnya Lucky mengomentari kasus siswa SMP yang belum bisa membaca.
Menurut Lucky, masalah ini bukan kasus tunggal. Bahkan, ada laporan bahwa cukup banyak anak lulusan SD yang belum bisa membaca.
“Saya langsung kaget, saya tanya sama beberapa (jajarannya), ternyata memang banyak. Banyak anak lulus SD yang tidak bisa baca,” kata Lucky, Selasa (19/8/2025).
Ia mengaku langsung berusaha mencari tahu faktor penyebab kondisi tersebut. “Ada beberapa jawaban-jawaban karena masalah kurikulum lah, undang-undang pendidikan lah, dan lain-lain,” ujarnya.
Lucky menyebut kondisi ini sebagai pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah, sekaligus menjadi alarm serius bagi sistem pendidikan nasional.
Anggota DPRD, Edi Fauzi selain merasa prihatin atas kasus tersebut juga menyesalkan pernyataan Bupati Lucky yang menyalahkan kurikulum dan Undang Undang Pendidikan.
Menurut Edi, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Disdikbud harus berbenah diri dengan tamparan adanya siswa SMP yang belum bisa membaca.
“Kalau saya dengar kemarin statement bupati kan ada kesan bahwa ini karena kurikulumnya dan sebagainya. Menurut saya ini tidak elok lah. Justru harusnya ini menjadi bahan evaluasi kabupaten Indramayu dalam penyelenggaraan pendidikan,” tegas Edi.
Legislator dari Fraksi PDIP ini juga menyoroti besarnya anggaran pendidikan namun tidak linier dengan kinerjanya. Salah satunya masih banyaknya lulusan SD yang belum bisa membaca.
Edi pun mempertanyakan perihal proses belajar mengajar hingga proses evaluasi per semester maupun tahunan di sekolah. Karenanya, masalah tersebut menjadi evaluasi Disdikbud Kabupaten Indramayu.
“Itu harus menjadi bahan evaluasi Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. bagaimana meningkatkan, mengoptimalisasi peran sekolah dalam pendidikan di Indramayu,” ucap Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Indramayu ini.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris


