32.8 C
Indramayu
Jumat, Mei 1, 2026


Hadapi Elnino, Petani Kecamatan Balongan Siap ‘Men-Culik’ untuk Sukseskan Musim Tanam Gadu

MHNEWS.ID.- Musim panen pertama 2026 sudah dimulai di wilayah Kecamatan Balongan. Gerak cepat ini dilakukan untuk menyongsong musim tanam (MT) II tanpa perlu jeda waktu.

Percepatan tanam padi tersebut bertujuan menyiasati kelangkaan ketersediaan air yang disebabkan datangnya El-nino di musim gadu.

- Advertisement -

Hal demikian yang disarankan para pemangku kepentingan di Kecamatan Balongan supaya petani tak gagal panen di musim gadu.

Camat Kecanatan Balongan, Ade Sukma Wibowo mengimbau petani agar setelah memanen segera menyemai supaya MT II 2026 pun segera dilakukan. Menurutnya, mempercepat MT II akan menyelamatkan ketersediaan air untuk sawah petani.

“Lebih cepat lebih baik, supaya ketersediaan air mencukupi untuk sawah petani. Kalau musim tanam II ditunda-tunda, takut nggak kebagian air,” ujarnya.

“Karena kita menghadapi kemarau Elnino,” tambah Camat Ade pada kesempatan kegiatan pertanian di area sawah di Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kamis (30/4/2026).

Senada, Kepala UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Kecamatan Indramayu wilayah Kecamatan Balongan, Lia Fitriyani mendorong para petani menyegerakan menyemai pada lahan yang sudah dipanen.

Baca Juga :  Pemerintah Gelontorkan Pupuk Subsidi, Siapakah yang Berhak Menikmati?

Langkah ini untuk mengamankan kebutuhan air bagi petani agar tak menemui musim yang mengancam langkanya ketersediaan air akibat Elnino.

“Kalau sudah panen, istirahatnya jangan lama-lama. Cepat menyemai dan tanam lagi,” ujar Lia.

Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Balongan, Hilmi Agus Tantowi juga menyemangati para petani untuk mempercepat MT II.

Bahkan, ia menyebut istilah sendiri yang telah berlaku di kalangan petani untuk gerak cepat tersebut. Istilah yang digunakan yaitu “culik”.

Kata tersebut diterapkan ketika memulai panen dengan mendahulukan memanen padi sebagian saja yang tak luas dan hanya seukuran luas yang cukup untuk menyemai.

Upaya mengambil lebih dulu atau lebih cepat sebagian kecil itu lebih dikenal di kalangan petani dengan istilah menculik.

Langkah menculik itu supaya menyemai lebih awal tanpa menunggu selesai memanen sebagain besar yang lain. Sebab, kalau menunggu sebagian besar itu hanya akan memakan banyak waktu dan akan tertundanya waktu menyamai dan masa tanam II.

“Mari temen-temen petani kita mempercepat masa tanam. Siap ya kita untuk menculik?!,” ajaknya yang disetujui para petani yang hadir.

Baca Juga :  Kemarau 2023 Sebabkan Debit Air Turun Drastis, Pertanian Terancam Kekeringan dan Krisis Pangan

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler